Tanak Kaken, 21 Agustus 2026 — Masa pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram di Desa Tanak Kaken, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, resmi berakhir. Kegiatan penarikan mahasiswa KKP dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat di Gedung Serba Guna Desa Tanak Kaken, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Hadir dalam acara tersebut dosen pembimbing KKP UIN Mataram, Pj. Kepala Desa Tanak Kaken Karyatul Aini, S.Pd., Ketua BPD Desa Tanak Kaken beserta anggota, Babinsa Desa Tanak Kaken, seluruh perangkat desa, serta mahasiswa KKP UIN Mataram yang selama beberapa waktu telah melaksanakan berbagai kegiatan bersama masyarakat Desa Tanak Kaken.
Acara penarikan ini menjadi momentum penting sekaligus penanda berakhirnya rangkaian kegiatan mahasiswa KKP di Desa Tanak Kaken. Selama berada di tengah masyarakat, para mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang telah direncanakan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, perangkat desa, serta berbagai unsur pemerintahan dan kelembagaan desa.
Dalam sambutannya, Ketua KKP UIN Mataram Desa Tanak Kaken menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Tanak Kaken dan seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa KKP dengan baik sejak awal kedatangan hingga berakhirnya masa pengabdian.
Ia menyampaikan bahwa berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama berada di Desa Tanak Kaken tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan, arahan, kerja sama, dan keterbukaan dari pemerintah desa maupun masyarakat.
“Selama berada di Desa Tanak Kaken, kami mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran yang tidak semuanya bisa diperoleh di bangku perkuliahan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah membantu serta membimbing kami selama melaksanakan KKP,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan kegiatan terdapat kesalahan, kekurangan, maupun sikap yang kurang berkenan di hati masyarakat.
Sementara itu, Pj. Kepala Desa Tanak Kaken, Karyatul Aini, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKP UIN Mataram yang telah hadir dan ikut berkontribusi dalam berbagai kegiatan di Desa Tanak Kaken.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKP memberikan warna tersendiri bagi kehidupan masyarakat desa. Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi kedua belah pihak.
Dalam pesannya kepada para mahasiswa, Karyatul Aini mengingatkan agar para mahasiswa terus melanjutkan perjuangan dalam menuntut ilmu.
“Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, karena pengalaman saja tidak cukup. Ilmu dan pengalaman harus berjalan beriringan agar kita mampu menghadapi tantangan kehidupan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu bekal penting dalam membangun masa depan. Namun, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah juga perlu dipadukan dengan pengalaman di lapangan, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pj. Kepala Desa juga berharap pengalaman selama melaksanakan KKP di Desa Tanak Kaken dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat dan memasuki dunia kerja.
“Semoga apa yang didapatkan selama berada di Desa Tanak Kaken dapat menjadi pengalaman yang berharga. Jangan melihat KKP hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi jadikan sebagai proses belajar untuk memahami kehidupan masyarakat secara langsung,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, dosen pembimbing KKP UIN Mataram juga menyampaikan sambutan sekaligus ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Tanak Kaken, BPD, Babinsa, perangkat desa, serta seluruh masyarakat yang telah menerima dan mendampingi mahasiswa selama menjalankan program KKP.
Dosen pembimbing menyampaikan bahwa kegiatan penarikan merupakan bagian dari berakhirnya masa penugasan mahasiswa di desa. Ia mengapresiasi berbagai bentuk dukungan yang telah diberikan oleh Pemerintah Desa Tanak Kaken sehingga seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa dapat terlaksana dengan baik.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama mahasiswa berada di desa terdapat tutur kata, perilaku, maupun pelaksanaan kegiatan yang kurang berkenan. Menurutnya, mahasiswa masih berada dalam proses belajar sehingga berbagai kekurangan yang muncul selama pelaksanaan kegiatan merupakan bagian dari proses pembelajaran dan evaluasi.
“Terima kasih atas penerimaan dan kerja sama yang telah diberikan kepada mahasiswa kami. Kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan KKP terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan. Mudah-mudahan hubungan baik yang telah terjalin antara kampus, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjaga,” ujarnya.
Selanjutnya, Ketua BPD Desa Tanak Kaken beserta anggota turut memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPD menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKP yang telah berbaur dengan masyarakat dan ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan selama berada di Desa Tanak Kaken.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di desa dapat menjadi bekal untuk memahami secara lebih dekat kondisi masyarakat dan proses pembangunan di tingkat desa.
Ketua BPD juga menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa KKP menjadi kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat desa untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ia berharap kerja sama dan silaturahmi yang telah terjalin tidak berhenti setelah mahasiswa ditarik dari lokasi KKP.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan suasana penuh keakraban antara mahasiswa, pemerintah desa, dosen pembimbing, BPD, Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat yang hadir.
Berakhirnya masa KKP bukan berarti berakhir pula hubungan yang telah terjalin. Kehadiran mahasiswa selama berada di Desa Tanak Kaken diharapkan meninggalkan kesan positif serta memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan sosial, kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan dilaksanakannya penarikan tersebut, rangkaian kegiatan KKP UIN Mataram di Desa Tanak Kaken secara resmi berakhir. Pemerintah Desa Tanak Kaken menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama berada di desa, serta berharap para mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan dan perjuangan mereka dengan membawa pengalaman yang telah diperoleh selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.
“Selamat kembali dan melanjutkan perjuangan. Semoga ilmu, pengalaman, dan kenangan selama berada di Desa Tanak Kaken menjadi bagian dari perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.”